Proyek Rehab SDN Margasari 3 Purwakarta Disoal: Semen Merek Jempol Kualitas Buruk Digunakan, Upah Buruh Di Bawah Standar dan Pelaksana Jarang Kelihatan


Proyek Rehab SDN Margasari 3 Purwakarta Disoal: Semen Merek Jempol Kualitas Buruk Digunakan, Upah Buruh Di Bawah Standar dan Pelaksana Jarang Kelihatan

PURWAKARTA. RealNews.com  — Pelaksanaan proyek rehabilitasi sekolah di SDN Margasari 3, Kabupaten Purwakarta, memicu sorotan tajam dan keluhan dari para pekerja. Selain masalah kesejahteraan buruh dan minimnya pengawasan, kualitas material yang digunakan pada proyek pemerintah ini dipertanyakan karena menggunakan material yang dinilai kurang layak guna.

Material Tidak Layak dan Kualitas Meragukan

Di lokasi pekerjaan, ditemukan penggunaan material semen merek Jempol yang dinilai kurang baik dan tidak memenuhi standar kelayakan konstruksi bangunan sekolah. Penggunaan semen dengan kualitas meragukan ini dikhawatirkan dapat mengancam daya tahan serta keamanan struktur bangunan sekolah di masa mendatang, yang berpotensi membahayakan para siswa dan guru.

Upah Buruh Di Bawah Standar

Persoalan lain yang mencuat adalah besaran upah harian yang diterima para buruh bangunan. Nilai yang dibayarkan dinilai berada jauh di bawah standar upah pekerja yang berlaku di wilayah Purwakarta.

Kondisi tersebut diungkapkan oleh salah satu tukang bangunan yang bekerja di lokasi proyek, Kamil. Ia membeberkan bahwa upah yang diterimanya bersama pekerja lain tidak sesuai dengan ekspektasi dan standar lokal.

"Untuk upah tukang dibayar Rp155.000 per hari, sedangkan untuk kenek dibayar Rp140.000 per hari," ujar Kamil saat ditemui di lokasi kegiatan.

Pelaksana Proyek Minim Pengawasan

Tak hanya persoalan penyesuaian upah dan kualitas material, pengawasan lapangan pada proyek tersebut juga dipertanyakan. Pihak pelaksana proyek yang diketahui bernama Jarang Supriatna disinyalir jarang berada di tempat untuk memantau jalannya pekerjaan maupun merespons masukan dari para pekerja.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana belum memberikan keterangan resmi terkait penggunaan material semen merek Jempol yang diduga tidak layak, ketidaksesuaian standar upah buruh, serta minimnya kehadiran pengawas di lokasi rehabilitasi SDN Margasari 3 tersebut.

Red Realnews

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama