Menghindar Saat Dikonfirmasi Awak Media, PT Hanaang Didesak Buka Suara soal Keluhan Gaji dan BPJS Karyawan


Menghindar Saat Dikonfirmasi Awak Media, PT Hanaang Didesak Buka Suara soal Keluhan Gaji dan BPJS Karyawan

BANDUNG. RealNews.com  — Polemik yang melibatkan PT Hanaang kembali menjadi sorotan setelah pihak manajemen dinilai tertutup dan selalu menghindar ketika hendak dikonfirmasi oleh awak media. Sikap ini memicu tanda tanya besar di tengah publik, mengingat sebelumnya pihak kepala desa setempat sempat mengklaim bahwa seluruh perizinan dan dokumen perusahaan tersebut telah lengkap.

Klarifikasi dari pihak perusahaan sangat dinantikan guna menjawab berbagai persoalan krusial yang dikeluhkan oleh para karyawan, mulai dari persoalan upah yang tidak sesuai ketentuan hingga hak kepesertaan BPJS Kesehatan yang dipersoalkan.

Hak Jawab dan Transparansi Publik

Sebagai pilar keempat demokrasi, tugas utama awak media adalah menyampaikan kebenaran dan menjembatani informasi yang objektif kepada masyarakat, berdasarkan keluhan langsung dari narasumber atau para pekerja di lapangan.

Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh jurnalis tidak memerlukan prosedur bersurat resmi layaknya permohonan audiensi birokrat. Kehadiran media di lapangan murni untuk menjalankan fungsi kontrol sosial serta mencari kejelasan secara berimbang (cover both sides). Sikap manajemen PT Hanaang yang terkesan menutup diri justru menimbulkan spekulasi negatif di tengah masyarakat.

Alibi Kades Berbanding Terbalik dengan Realita Lapangan

Sebelumnya, polemik ini sempat mereda setelah kepala desa setempat menyatakan bahwa seluruh administrasi dan legalitas PT Hanaang sudah lengkap. Namun, klaim administratif tersebut dinilai tidak relevan dengan esensi masalah yang sedang dihadapi para pekerja saat ini.

"Kami awak media butuh kejelasan, bukan sekadar alibi atau pernyataan dari pihak desa bahwa surat-surat sudah komplit. Yang kami cari adalah kebenaran atas apa yang dikeluhkan oleh para karyawan, khususnya hak-hak normatif mereka seperti upah dan BPJS," ujar salah satu perwakilan awak media di lapangan.

Karyawan berharap ada keterbukaan publik dari pihak perusahaan agar permasalahan ini tidak berlarut-larut. Keterangan resmi dari manajemen PT Hanaang sangat krusial untuk meluruskan duduk perkara, sehingga tercipta iklim kerja yang kondusif dan transparan bagi semua pihak.

Red RealNews

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama