Klarifikasi Dugaan Ketidaksesuaian Material Revitalisasi SDN Negeri 1 Parakanmulya, Mantan Plt Kepsek: Sudah Diperintahkan untuk Diganti


Klarifikasi Dugaan Ketidaksesuaian Material Revitalisasi SDN Negeri 1 Parakanmulya, Mantan Plt Kepsek: Sudah Diperintahkan untuk Diganti

PARAKANMULYA. Realnews.com — Penggunaan anggaran program revitalisasi di SDN Negeri 1 Parakanmulya mendapat perhatian terkait dugaan ketidaksesuaian material bangunan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Menanggapi hal tersebut, Ade, selaku mantan Plt Kepala Sekolah SDN Negeri 1 Parakanmulya yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI setempat, memberikan klarifikasi secara langsung.

Ade menjelaskan bahwa pengajuan awal untuk memperoleh anggaran program revitalisasi sekolah tersebut sebenarnya merupakan hasil upaya pihak lain sebelum dirinya menjabat. Setelah menduduki posisi Plt, ia menunjuk Didit, seorang pegawai kecamatan, untuk mengelola serta bertanggung jawab penuh sebagai Panitia Pembangunan Sekolah (P2SP).

"Saya serahkan semuanya kepada Pak Didit, pegawai di kecamatan yang saya tunjuk langsung menjadi P2SP. Maka seluruh pelaksanaan kami serahkan kepada beliau," ujar Ade.

Terkait isu penggunaan bahan material yang diduga tidak selaras dengan spesifikasi teknis—khususnya penggunaan merek semen yang tidak sesuai dengan instruksi RAB—Ade memberikan penjelasan detail mengenai kondisi di lapangan. Menurutnya, pada tahap awal pengerjaan, pihak pelaksana sudah menggunakan semen merek Tiga Roda sesuai ketentuan RAB.

Namun, kendala pasokan terjadi ketika toko material besar langganan mendadak tutup. Pelaksana proyek terpaksa membeli kebutuhan dari toko material kecil terdekat yang ketersediaan mereknya terbatas, sehingga sempat terjadi pergantian merek semen yang tidak sesuai rencana awal.

"Tetapi sekarang sudah saya perintahkan untuk diganti kembali sesuai dengan ketentuan RAB," tegas Ade.

Sementara itu, mengenai mekanisme alokasi dan pengelolaan anggaran, pihak pelaksana teknis selalu berkoordinasi secara terbuka. Setiap kali membutuhkan pencairan dana finansial—baik untuk belanja material maupun operasional lainnya—Pak Didit selalu berkomunikasi dan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Ade selaku Plt Kepala Sekolah. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh pengeluaran tetap terpantau dan tercatat secara transparan.

Red RealNews

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama